Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pinrang,Andi Matjtja Moenta. S. Sos Bahwa UPT SMPN 1 Pinrang Ditunjuk Sebagai lokus Studi Tiru
Pinrang,sulawesipos.net,SMPN 1 Pinrang pada tahun 2024 terpilih sebagai duta Kabupaten Pinrang dalam ajang penilaian Adipura, sebuah program penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. kota/kabupaten yang berhasil mewujudkan kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan.
Dengan berbagai inovasi dan komitmen tinggi dalam menjaga kebersihan, penghijauan, dan pengelolaan sampah, UPT SMPN 1 Pinrang sukses menunjukkan kapasitasnya sebagai institusi pendidikan yang peduli lingkungan dan berhak atas pengakuan tersebut.
Keberhasilan luar biasa ini menjadikan UPT SMPN 1 Pinrang sebagai rujukan utama dan model implementasi lingkungan yang berkelanjutan di kalangan institusi pendidikan.
Memasuki tahun 2025, sekolah ini akan menjadi tujuan kunjungan studi tiru bagi beberapa SMP yang akan mewakili setiap kecamatan di kabupaten Pinrang.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung praktik-praktik terbaik (best practices) pengelolaan lingkungan yang diterapkan oleh UPT SMPN 1 Pinrang, mulai dari program bank sampah, pembuatan biopori, penataan taman sekolah yang asri, hingga pembentukan karakter siswa yang berwawasan dan berbudaya lingkungan.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang guru pada Selasa, 29/7/2025 yang dihadiri Ketua MKKS SMP Kabupaten Pinrang Dalle.S.Pd,M.Si beserta beberapa Kepala sekolah SMP dari setiap Kecamatan yang menjadi pusat penilaian jelang Adipura 2025,Kepala Sekolah UPT SMPN 1 Pinrang.Hj.Nurliah.S.Pd,
M.Pd mengungkapkan,rasa bangga dan optimisme atas kepercayaan ini.
”Kami sangat bersyukur atas amanah ini. Ini adalah tanggung jawab besar bagi kami untuk berbagi ilmu dan pengalaman yang telah kami kembangkan.
”Kami berharap semangat kebersihan, kelestarian lingkungan, dan budaya peduli sampah dapat menular ke seluruh sekolah di Pinrang, sehingga kabupaten kita bisa meraih penghargaan Adipura yang lebih tinggi lagi di masa mendatang,” ujarnya.
Terpisah,Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pinrang,Andi Matjtja Moenta. S. Sos menambahkan bahwa penunjukan UPT SMPN 1 Pinrang sebagai lokus studi tiru adalah langkah strategis yang sangat diperlukan.
”UPT SMPN 1 Pinrang telah membuktikan diri sebagai pelopor. Dengan adanya model studi tiru ini, kami optimis persiapan Adipura 2025 akan lebih matang dan merata di seluruh kecamatan.
”Ini adalah bentuk kolaborasi nyata untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pelestarian lingkungan,” jelasnya.
Inisiatif ini bukan hanya tentang mempersiapkan penilaian Adipura semata, tetapi juga tentang menanamkan kesadaran kolektif dan membangun budaya peduli lingkungan di kalangan pelajar sejak dini.
Ia juga mengharapkan para kepala sekolah se kabupaten Pinrang untuk tetap menjaga kebersihan dan keindahan sekolah,selain itu Kadis Dikbud mengajak untuk mulai berbena dalam rangka menghadapi Hut RI ke 80 tahun 2025,pungkasnya.
Diharapkan, dengan semakin banyaknya sekolah yang mengadopsi praktik hijau ala UPT SMPN 1 Pinrang, Kabupaten Pinrang dapat menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan lestari secara berkelanjutan.
UPT SMPN 1 Pinrang, dari sekadar perwakilan kini menjelma menjadi mercusuar pendidikan lingkungan, membuktikan bahwa institusi pendidikan dapat menjadi agen perubahan yang signifikan dalam upaya mewujudkan Pinrang yang lebih bersih, hijau, dan berprestasi di kancah nasional.(sumber net. Mata lasinrang. Com)





